Rabu, 09 Mei 2018


MALAM TELAH PULANG

Malam telah pulang, gelap hilang
Sunyi kian luntur, tapi dingin masih membaur
Arak-arakan halimun datang, menculik embun
Menyekap sepi, melebur rindu

Malam telah pulang, tapi terang tak datang
Mungkin matahari disandera awan, langit temaram
Bunga-bunga itu diam, kesepian
Daun-daun kedinginan, menanti kehangatan

Malam telah pulang, tapi hati masih tenggelam
Malam telah hilang, tapi cahaya tak pulang

Rembulan cemas,
Hawatir laut biru menjadi abu-abu
Rembulan ragu,
Bintang-gemintang semalam akan kembali datang

Malam telah pulang, cahaya tetap tak mau datang
Suara berbisik, pelan tapi tajam
"Aku menjemputmu, atau kau menjemputnya ?".

Irwan Syahroni,
Purwakarta, 10 Mei 2018

Rabu, 18 April 2018

SEPI


Sepi itu menabur benih-benihnya, diterbangkan angin melintasi dinding-dinding rapuh nan gelap, dan tiba di sebuah lorong-lorong panjang dimana diatasnya menetes air-air misterius. setelah itu tak terlihat apa-apa, hanya dingin, kosong, dan hampa. disinilah benih-benih sepi itu ditaburkan. supaya ketika benih ini tumbuh, akan sulit seseorang untuk merusaknya, sehingga rasa sepi akan selalu mengembang, terus menjepit hati yang kosong. melukai perasaan yang sakit.

Sepi adalah rumah kosong yang terlihat indah untuk dihuni bagi orang-orang yang merasa bahwa semua hal yang tidak baik diciptakan khusus untuk dia. sepi duduk di balkon-balkon kosong, terlelap di kamar-kamar sempit minim oksigen, sehingga seseorang akan merasa sesak saat memasukinya. ketika seseorang terjebak disana, sepi menjadi selimut yang mengikat.

Ketika sepi menjadi lumpur hidup, orang-orang pesimis memilih ditelan hidup-hidup dengan wajah tersenyum. karena merasa tak ada pilihan lain selain memilih menempatkan diri diantara gubuk-gubuk sepi yang ironis. orang-orang putus asa lebih miris lagi, bagi mereka sepi adalah kekasihnya yang diciptakan oleh sunyi didatangkan dari surga untuk menghibur hati mereka yang lusuh.

Sepi memakan mereka hidup-hidup, mengubur mereka tanpa suara, lambat laun seseorang akan terbiasa dengannya, lalu mencintainya. mereka yang mencintai sepi, membiarkan sepi selalu kekal dihatinya adalah mereka yang tuli akan hidayah, bisu akan syafaat, dan buta akan cahaya Ilahi.

Sepi menjadi indah jika berjalan di jalur rel yang semestinya, sepi menjadi pengingat, sepi menjadi spion, sepi menjadi semangat menyongsong masa depan.

Sepi yang wajar mengajarkan kita bersyukur, bahwa Fabiayyi aalaa irobbikumaa tukadzibaan ( Nikmat apalagi yang akan kamu dustakan ) 
Sepi yang indah mendekatkan kita kepada Dzat penguasa waktu.
Sudah siapkah kita menghadapi suatu saat dimana hanya sepi dan gelap yang menemani?


Irwan Syahroni

Purwakarta, 18 April 2018

Selasa, 02 Mei 2017

Boruto - Naruto Next Generations























Episode 1 : Uzumaki Boruto - Download

Episode 2 : Anak Hokage - Download


Episode 3 : Metal Lee Mengamuk - Download


Episode 4 : Pertarungan Ninjutsu antar Lawan jenis - Download


Episode 5 : Murid pindahan misterius - Download

MALAM TELAH PULANG Malam telah pulang, gelap hilang Sunyi kian luntur, tapi dingin masih membaur Arak-arakan halimun datang, mencu...